Tampilkan postingan dengan label kumpulan pesan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kumpulan pesan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Mei 2014

Curhat Seorang Teman

image source : http://all-free-download.com/free-vector/man-suit-silhouette.html
Kemarin siang seorang sahabat bercerita, perkara seorang pria yang diduga sedang menaruh simpati padanya. Satu alasan yang membuat sahabat ini ragu dengannya adalah mengenai hal sensitif, agama. Sahabatku, seperti yang kita ketahui bahwa Islam menganjurkan agama menjadi penilaian utama seseorang dalam memilih pasangan hidup. Setiap muslim dan muslimah secara bathiniah menginginkan pasangan yang taat beragama, terutama wanita. Suatu hari di tengah perkuliahan, dosen saya bertanya kepada seluruh mahasiswanya, "Diantara kalian siapa yang nantinya akan menikah?". Seisi kelas mengangkat jarinya. Sang dosen kemudian bertanya kepada salah seorang mahasiswanya, "Mas, kenapa kamu ingin menikah?". "Mmm....karena setiap orang diciptakan berpasang-pasangan Pak". Dosen bertanya lagi, "Kenapa kamu ingin menikah mas?". "Ingin ber-regenerasi, Pak". Setelah menerima dua jawaban dari satu murid, Pak Dosen ini melanjutkan kalimatnya.
"Kalian sebagai laki-laki, calon pemimpin, harus kuat, harus pintar. Kalau kalian tidak kuat, tidak tau untuk apa sesungguhnya menikah, apa tujuan kalian menikah, bagaimana nasib para ibu-ibunya? Mereka akan goyah, tidak tau harus berpegang kemana. Karena kalian lah kelak yang akan menjadi panutan mereka."

Kabar Duka

BBM dari bapak baru saya baca pukul enam pagi lebih beberapa menit. Karena sedang berhalangan shalat, rasanya semena-mena sekali melewati adzan subuh. Bapak memberi tau kabar duka, Pakde Budi wafat. Pade Budi adalah kakak dari bapak saya. Walau tidak begitu akrab, dan pertemuan dengan almarhum bisa dihitung dengan jari, tetap saja tangan ini pernah bersalaman, menatap wajah, berbincang akrab, dan sesekali mendengar kabarnya dari sanak saudara.
Umur dan takdir kematian seseorang sangat terasa hanya Allah yang tau, ketika orang yang kita kenal dipanggil oleh-Nya
Semua terasa begitu mendadak, sama seperti saat kepergian eyang putri. Padahal Allah sudah menyiapkan jauh sebelum yang dipanggil kembali itu hadir di dunia. Kabar pagi ini mengingatkanku sahabat, untuk berhati-hati dalam menjalani kehidupan di dunia. Karena memang sungguh ajal itu tidak diketahui, sangat rahasia, sehingga tidak jarang terasa amat tiba-tiba. Semoga kita semua bukan termasuk golongan orang-orang yang cinta dunia dan takut mati. Mari lanjutkan pencarian bekal kita :)

Selamat jalan pakde.. Semoga Allah menerima semua amal ibadah pade..

Minggu, 04 Mei 2014

Selamat Menyalurkan

Waw. Waw waw waw. Lama sekali saya tidak menulis sepatah-dua patah kata di sini. Jangan ditanya kenapa, beragam alasan bisa saja muncul, dari yang belum ada ide, ada beberapa tugas, waktu yang secara sombong dianggap tidak cukup luang untuk menulis, sampai pada alasan yang paling tidak enak untuk didengar, m a l a s hehehe. Itu alasan yang terakhir jangan sering dipake ya teman-teman hahaha. Jadi begini, apakah sering pikiran pembaca tiba-tiba secara ajaib memunculkan sebuah kalimat yang sedang tidak nyambung dengan kondisi saat kalimat itu muncul? Contohnya apa ya.. hmmm contohnya seperti kalimat yang muncul di pagi hari ini :
Inget ya.. semua kelebihan yang Allah kasih ke kamu, Fi. Itu bukan sepenuhnya buat kamu, tapi untuk orang lain. Makanya, manfaatin apa yang kamu punya, agar berguna untuk sesama.

Senin, 04 November 2013

Balada Harapan Orang Tua

“anakku kelak akan tumbuh menjadi orang yang hebat. berbakti pada Tuhan-nya, bermanfaat untuk sesama”

“bagaimana kau yakin akan semua itu?”
“sedari kecil sudah kudidik dia melakukan kebaikan, kukasihi dia dengan tulus, kuajarkan do’a-do’a untuk keshalehannya, kuisi perutnya dengan makanan yang halal, kucukupi gizinya dengan buah buah dan sayuran terbaik”

“apakah kau ajarkan dia budi pekerti?”
“tentu saja. kalimat kalimat yang baik aku berikan, aku jauhkan dia dari kalimat buruk, kuajarkan kata maaf dan terimakasih sesering mungkin, kuberi contoh dia untuk menghormati yang tua, dan menyayangi yang muda”

“bagimana dengan ilmu pengetahuannya?”
“aku tidak ragu lagi. kusekolahkan dia ke sekolah terbaik, aku temani saat dia belajar, kubantu mengerjakan PR nya sebisaku, kubelikan mainan kesukannya agar dia pun mau belajar, kutempel tabel huruf dan angka di kamarnya agar dia mau berlatih”

“apa kau yakin agamanya cukup baik?”
“bagaimana mungkin aku salah? sudah kukatakan, kuajari dia do’a-do’a, aku pun memberi contoh padanya bagaimana beribadah, kuceritakan nabi-nabi, ajaran tentang Tuhan-nya, tentang kemuliaan agamanya”

“jika dia dewasa, kelak apa kau rela melepasnya?”
“......”

Rabu, 23 Oktober 2013

Jarum Detik Jam



image : http://wordsimagined.blogspot.com/2009/05/making-time-count.html
Semua orang sudah tau, bahwa dalam satu hari terdapat 24 jam. Semuanya sama rata memiliki 24 jam tersebut setiap hari. 24 jam itu dihitung dengan awal dan akhir yang sama. Itulah salah satu keadilan Tuhan. Terkadang kita merasa bahwa waktu berjalan amat cepat, sering pula lambat. Salah seorang teman saya pernah berkata, "Ketika kamu memperhatikan gerak jarum detik pada jam dinding yang berjalan secara kontinu, saat itu kamu akan menyadari bahwa satu detik terasa amat cepat. Namun jika kamu memperhatikan gerak jarum detik yang bergerak putus-putus, kamu akan merasa bahwa satu detik lebih lama (dibanding yang kontinu)". Memang benar ternyata. Perbedaan diantara keduanya adalah keberadaan 'jeda'. Pada jam dinding dengan gerak jarum kontinu, tidak ada jeda satupun, sebaliknya pada jarum jam yang bergerak putus-putus. Mana yang lebih kau sukai? Jarum detik bergerak kontinu, atau putus-putus?

Sabtu, 07 September 2013

BERTEMAN DAN BERSAHABAT

sumber gambar : grup fb angkatan -__- sensitif nih masalah tugas dan temen, tapi setuju  sih
Suatu hari pernah saya mencuri dengar perbincangan sekelompok wanita, ternyata kala itu topiknya tentang 'sahabat'. Salah satu diantaranya berkata kurang lebih seperti ini :

"Kalau aku ga punya sahabat, ga mau punya sahabat. Sahabat kan berarti harus deket, boleh masuk kamarnya, cerita apa aja ke dia. Emang ga takut ya kalau nanti rahasia kita dibocorin?"

Lawan bicaranyapun menimpali

"Iya aku setuju. Apalagi sahabat itu kan orang lain ya."

Well, rasanya kala itu saya ingin menimpali dan menanggapinya dengan pendapat pribadi, tapi nanti ketauan kalau saya sedang mencuri dengar hehe. Jadi menurut saya begini, setiap orang kan memang dari sananya diciptakan untuk hidup dalam lingkup sosial, Tuhan saja menciptakan manusia berpasang-pasangan, itu berarti maksudnya kita memang sudah takdirnya ga bisa hidup sebatang kara to? Maka yang namanya teman itu pasti ada. Baik ga sengaja ataupun disengaja kita mencarinya. Awal mulanya dia bukan siapa-siapa, orang asing yang sekedar saling melempar senyum. Lama kelamaan saling mengenal nama, dan interaksi meningkat secara spontan. Setiap dari kita pastinya secara otomatis bisa membedakan orang mana yang bikin nyaman, orang mana yang tidak. Kemudian yang lolos seleksi awal biasanya akan jadi teman. Teman ini pengertiannya banyak lo, dan berbeda juga tiap kepala. Ada yang menganggap teman itu kalau namanya sudah kita ketahui, ada pula yang menganggap teman itu yang sudah biasa akrab dengan kita, dan sebagainya. Bijaknya, sedari dulu kita sudah diajari to untuk tidak memilih-milih teman?

Rabu, 28 Agustus 2013

Lebih Dekat dengan Tuhan

Bismillahirahmanirrahim. 
Pembaca, sedikit saya ingin berbagi kisah spiritual, bukan kisah yang 'wow' tapi berdampak cukup besar kepada saya sendiri. Berawal dari pencerahan yang datang tiba-tiba tentang puja-puji yang biasa diucapkan seusai sholat. Biasanya seusai sholat kita memuji Allah sebanyak 99 kali yang terdiri dari tasbih 33x, tahmid 33x , dan takbir 33x. Kemudian usai memuji Allah, dilanjutkan berdo'a. Pertanyaan tiba-tiba muncul :

"Apa cukup itu saja pujian untuk Dia?"

Kalau dipikir-pikir dan diingat-ingat, kapan saya mengucap tahlil dan istigfar? Jarang bangeeet! Istigfar hanya kalau kaget dapet kesulitan, atau lagi inget dosa *parah banget ulfi*. Sedangkan tasbih, tahmid, dan takbir diucapkan sehabis sholat. Padahal dosa banyak, padahal harus sering mengingat Allah, tapi malah jarang istigfar dan ber-tahlil. Akhirnya saya mulai mencoba menambah pujian sehabis sholat, tahlil dan istigfar masing-masing 33x. Dampaknya apa pemirsa? 

Selasa, 02 April 2013

Motivation Letter


image : http://www.mostphotos.com/30877/silhouette-of-a-female-hand-the-blue-sky-and-the-bright-sun

Aturan mainnya hanya satu: kalau tidak memotivasi, berarti tulisan ini belum berhasil. Sekelebat sebelum menulis ini muncul sosok Mario Teguh, Ippho Santosa, dan Merry Riana. Kenapa hanya mereka? Karena hanya mereka motivator yang saya tahu hehe. Hal yang pertama kali mengubah pola pikir saya adalah sebuah buku berjudul 'The Secret'. Pasti sudah banyak orang yang tahu. Itu sekitar enam tahun yang lalu. Selanjutnya kemunculan para motivator dari yang muda-belia-tidak muda, pria-wanita, ikut-ikutan mempengaruhi.

Sabtu, 10 November 2012

MEMACU KREATIVITAS


Kali ini mau agak-agak serius yaaa, berawal dari soal UTS B.Indonesia yang menyuruh saya untuk berpikir keras menciptakan 6 alinea bertemakan 'Memacu Kreativitas', maka terbentuklah para 6 alinea absurd di bawah ini :


Kreativitas adalah suatu pola pikir yang cenderung ‘out of the box’. Tentunya bukan ‘keluar kandang’ yang dimaksud secara mentah, melainkan pemikiran yang diluar dugaan dan bernilai guna lebih. Kreativitas tidak mengenal batas, baik usia, jenis kelamin, pangkat, maupun status. Saat ini yang menjadi modal utama manusia untuk meraih kesuksesannya bukan lagi hanya berupa niat, melainkan dibarengi dengan kreativitas. Suatu perpaduan yang akan menjadi pondasi kuat bagi seseorang dalam berkarir dan berkarya.
Kreativitas menjadi penting karena ia membuka pola pikir baru yang berbeda dengan orang lain. Melalui sebuah kreativitas yang unik, seseorang dapat dengan mudah dikenal orang lain. Sebab dampak kreativitas sendiri adalah mampu menciptakan suatu ciri khas bagi seseorang, dan membantu ia menemukan karakter yang membuatnya menjadi lebih jelas terlihat di mata orang lain.

Kamis, 22 Maret 2012

MEMANFAATKAN GALAU

Fenomena galau tiba-tiba menjamur di kalangan remaja sejak kurang lebih satu tahun belakangan ini. Disinyalir persoalan cinta menjadi sumber utamanya. Bahkan kepopuleran satu kata itu semakin meroket ketika pelaku jejaring sosial sering memasangnya sebagai status update.  Ketenaran "galau" pun semakin menjadi saat motivator ternama, Mario Teguh mengangkatnya menjadi tema acara. Kasus naik daunnya galau ini memang cukup menarik, terlebih karena tidak semua orang mengetahui arti dibalik kata ajaib itu.

Sayangnya, ketenaran galau tak seindah arti yang selalu melekat padanya. Galau sering disinggungkan dengan hal yang berbau negatif, seperti membuang-buang waktu, tidak jelas, kurang kerjaan, dan persepsi negatif lainnya. Namun selalu ada sisi baik dibalik sisi buruk. Kondisi galau bisa dimanfaatkan menjadi momen yang pas untuk memperbaiki diri. Simak berikut ini :)

Sabtu, 04 Februari 2012

Bukik Bertanya: Warna-warni di Balik Layar

Halo. Nama lengkap saya Ulfi Wening Nidyastuti. Saat ini status saya sebagai mahasiswi semester dua, pencari pengalaman, dan motivator pribadi. Ada kisah unik sebelum akta saya dilaminating dan disahkan, tercetus nama Ulfi Wening Nidhy Astuti dari benak orangtua saya. Tentu saja ibu membagikan ide nama itu kepada Pak Kayim, namun entah mengapa yang ditulis adalah Ulfi Wening Nindyastuti. Ibu langsung memberitahu bapak-penulis-akta kalau itu salah. Setelah ditipe-ex, nama saya diganti menjadi Ulfi Wening Nidyastuti, lantas mungkin karena sudah kesal atau merasa tidak tega nanti akta saya menjadi berlumeran tipe-ex, kedua orangtua saya setuju-setuju saja nama saya menjadi Nidyastuti, sampai saat ini pun penulisan nama ketiga dari nama lengkap saya masih sering tidak benar. Nidyastuti ini pernah berganti menjadi Nidyatuti di Kartu Keluarga saya yang parahnya saat itu baru saya sadari ketika mau membuat KTP. Alhasil, repotlah prosedur pembuatan KTP karena harus diulang dari awal pembuatan KK lagi. Pernah juga menjadi Nindyastuti yang ajaibnya itu terpampang di ijazah SMP, luar biasanya adalah guru saya yang menulisnya bahkan tidak sadar kalau nama itu salah. Dan yang paling nyeleneh adalah ketika berganti menjadi Hidyatuti. Subhanallah sekali.

Rabu, 23 November 2011

BE-RA-NI

mumpung masih anget ingatannya. tadi sore nih barusan aja, aku habis dari Expo UKM di sudharto, nah aku ke stand psikologi, di sana ada tes kepribadian gratis. aku iseng ikut, dan hasilnya sudah bisa saya tebak. sama aja seperti tes tes sebelum sebelumnya, kepribadianku menurut pandangan psikologis ya begitu begitu dan begitu. empati, sensitif, penurut. tiga hal itu yang paling sering aku denger. terlepas dari ketiga-tiganya, aku tiba tiba nanya ke mba mbanya. "mba, biar bisa berani tuh caranya gimana?". pertanyaan yang sebenernya ngga pernah ada niat buat aku lontarkan, karena jawabannya pasti ambigu. ya, mbanya menjawab, "itu ya ngga ada caranya, itu terlatih gitu aja dek, berawal dari kebiasaan sih". ya kan bener? kadang kala pertanyaan yang kita buat itu udah ada jawabannya di benak kita, ngerasa gitu nggak? oke, kemudian mba mbanya ngasih beberapa masukan ini dan itu. kurang lebih begini : 

mulai tanamkan kebiasaan 'jangan malu bertanya'. ini bener loh. sekedar nanya aja kan juga butuh keberanian. mulai yang dari paling simpel, yaitu nanya harga. biasanya kalau mau beli sesuatu kan harus nanya harganya dulu ke penjualnya, atau dimulai dari berani ngomong pesen makanan, atau sekedar minta daftar menu di rumah makan. tanpa disadari, kita udah berani ngelakuin hal itu. ya kan? jangan sampe malu kalau cuman buat nanya harga hehe.

kedua, mulai berani nanya di kelas. ya minimal pas ada temen presentasi deh. nanya aja deh, ga peduli itu pertanyaan bermutu atau engga, setidaknya kamu udah berani mengacungkan jari dan ngomong didenger orang banyak. mengenai bermutu atau engga bermutunya pertanyaan yang kamu ajuin itu kan penilaian pribadi masing masing orang. atau berani nanya ke dosen tentang mata kuliah bagian mana yang ngga kamu pahamin. berani nanya. malah mba mbanya pernah asal ngacung tangan tapi belum ada pertanyaan. meskipun kadang buat beberapa orang, ngacungin tangan aja kadang kerasa berat. tapi harus berani nyoba juga lo.

terus kalau udah berani nanya, sekarang mulai berani mengajukan pendapat. bakalan nyesel kalau cuman mendem pendapat di dalam hati. pendapat itu harus dikeluarin teman teman. walaupun misal ga semua orang bakal ndengerin, pasti ada lah satu atau dua orang yang ndenger. kurang ajar aja tuh kalau ada orang yang ngga menghargai orang yang berpendapat. nah kalau udah sering berani berpendapat, nanti insyaAllah lama lama mulai berani ngomong di depan banyak orang.

nah nah nanti kalau udah mulai muncul keberanian keberanian ngomong, muncullah keberanian mengambil sikap. mengambil tindakan. dan yang paling terpenting adalah keberanian buat ambil kesempatan. atau kalau udah keren nih ya, bisa aja keberanian buat memimpin orang. ini aku pingin membahas mengenai keberanian ambil kesempatan aja dulu ya, soalnya ini yang lagi aku alamin belakangan ini.

temen temen, kesempatan itu HANYA datang satu kali. ga ada yang namanya kesempatan kedua. karena kesempatan selanjutnya itu bakal beda. pernah nyesel? nyesel karena ga ngambil kesempatan yang sebenarnya itu mungkin dan bisa banget kamu ambil? kalo iya, berarti sama seperti saya. itu lumayan dijadiin sandungan buat mulai memunculkan keberanian mengambil kesempatan. kata mbanya, "tiap orang bakal berubah. cuman caranya beda beda, ada yang harus kesandung dulu...dan kesandungnya pun bisa kesandung kerikil, atau batu gede". aku udah beeberapa kali kesandung, dan parahnya, kadang masih belum sadar. ampun deh! setelah pembicaraan dengan mba mbanya itu, jadi sadar. "ini bukan sekolah, ini kuliah. dan kamu harus berani. mau jadi apa pun nanti kamu, pasti berhubungan sama orang banyak, dan itu butuh keberanian". bayangin aja kalau masih belum berani ambil kesempatan? bisa bisa nanti ga berani nyoba ambil pekerjaan. bayangin aja kalau belum berani ngomong di depan orang banyak? nanti ga bisa kerjasama dan akhirnya bingung sendiri.

berani ambil kesempatan. termasuk kesempatan untuk berubah. jangan terlena sama perkataan pacar kalau ada yang bilang, "sayang, kamu jangan berubah ya demi aku". apa apaan banget. siapa kamu berani nglarang aku buat berubah? wacana "berubah" di sini maksudnya ya perubahan yang baik ya. misal misal dari yang simpel dulu, biasain senyum dan menyapa orang lain. dah itu dulu aja. dampaknya keren lo, insyaAllah bisa jadi terkenal ramah, punya banyak temen, dan bikin hati tentram. kalau ada yang komentar, "ah sok kenal, sok ngeksis", ya diemin aja. belum tentu yang berkomentar seperti itu berani ngelakuin hal yang sama kita lakuin.haha.

ayo berani. yang paling penting menurutku ya itu, berani ambil kesempatan. karena di dalam kesempatan itu banyak mengandung tujuan. kesempatan cuman dateng satu kali. jangan sampe nyesel. kesempatan ada dimana mana, bisa dateng kapan aja. kita cuman butuh keberanian. ayo berubah!

*maaf kalau bahasanya berantakan, yang penting udah berani nulis :D

Rabu, 21 September 2011

JUST STAY

a : "mas, gimana sih caranya jadi sukses? saya sudah mempraktekkan prinsip 3B + 1N (Bermimpi Berdoa Berusaha dan Niat) tapi kok ngga mempan? malah semakin saya berusaha, rasanya semakin jauh dari tujuan...adakah cara lainnya mas?"
b : "sebenarnya bukan itu masalahnya, bukan apakah kamu sudah mempraktekkan prinsip itu atau belum, apakah mimpimi kurang, usahamu kurang, atau doamu kurang, atau niatmu yang kurang. semua ini tentang bertahan"

percakapan di atas saya kutip dari sesi tanya jawab pada acara Stadium General di UNDIP.
bertahan. coba bertahan dari cemooh dan kalimat kalimat penuh bisa yang mengatakan bahwa mimpimu terlalu tinggi, bahwa mimpimu tidak akan tercapai, sangat sulit, omong kosong, berlebihan, tidak realistis. bertahanlah kalau kamu yakin itu masih mungkin dicapai oleh kemampuan seorang manusia.
bertahan. coba tetap berusaha meskipun rasanya lelah, meskipun terasa jadi jauh dari tujuan, meskipun seperti kehilangan harapan. bertahanlah jika kamu tahu usahamu tak pernah menyimpang dari aturan kebenaran.
bertahan. coba tetap berdoa. karena Dia tidak diam, terus mendengar, melihat, menyaksikan, dan mengamati. bertahanlah berdoa selama kamu tahu doa itu baik.

Selasa, 28 Desember 2010

pilihan pertama


hari ini saya les. meskipun hujan, akhirnya saya berhasil merayu pakde saya untuk mengantarkan saya les. sebenarnya jarak dari tempat les ke rumah tidak begitu jauh, jalan kaki juga bisa. tapi jalannya rame dan kadang saya masih egois karena lebih memilih diantar daripada jalan kaki di tengah keramaian jalan raya yang dipenuhi lalu lalang kendaraan.hehe. nah selama di motor saya berpikir kalau saya sudah telat, sangat telat. begitu sampai di tempat les, saya langsung liat jadwal. "IPA 7 & IPA 6 --- BIO (D)" oh jadi di ruang D, kelasnya gabung.

saya langsung menuju ke ruang D yg terletak di belakang, saya mendengar suara Mas Aziz sedang berkata banyak. saya langsung mempercepat langkah sayadan sudah ada 3 orang teman saya yg sedang duduk mendengarkan. oh... jadi yg les hanya 4 orang dengan saya.wkwkwkw. mungkin karena masih suasana liburan makanya yg datang sedikit. sebenarnya bukan mengenai les yg ingin saya ceritakan.hehehe, tapi mengenai pembicaraan kami sepanjang les.

hari ini memang jadwalnya biologi, tapi ternyata kami sama sekali tidak membicarakan sedikitpun menyinggung biologi. mas aziz malah bercerita banyak tentang pengalaman kuliah, teman-temannya, dan tentang kehidupan. tentor yg terkenal paling konyol saja bisa cerita serius :D
jadi, diantara cerita dan obrolan yg disampaikan mas aziz, yg saya ingat diantaranya adalah mengenai cara memilih jurusan. beliau juga diajari oleh mas agus mengenai taktik memilih jurusan ini. selama ini saya bertanya tanya kepada teman, orang tua, saudara, bahkan sampai ke YahooAnswer (ahahaha), pertanyaan yang saya ajukan adalah "lebih baik memilih jurusan yg disukai atau jurusan yg proges kedepannya bagus?alias gampang cari kerja??" dan hari ini tanpa saya mengulangi pertanyaan itu mas aziz sudah menjawabnya. beliau bilang :

"nanti kalau SNMPTN kan disuruh milih 2 jurusan kalau kalian milih IPA atau IPS. aku diajarin mas agus, pilihan pertama itu isilah MIMPI kamu. isi saja jurusan yg bener bener kamu pingin sesuai dengan mimpi kamu. terus pilihan kedua baru isi sesuai kemampuan kamu"

hum. jadi begitu.... meski jurusan pertama itu passing gradenya tinggi??meski peminatnya banyak dan daya tampungnya sedikit??meski butuh biaya banyak?? tidak apa apa menulisnya sebagai pilihan pertama?? mungkin tujuan mas aziz dan mas agus berbicara seperti itu agar kita jangan sampai menyesal salah jurusan. mungkin kalau kita keterima di pilihan pertama, akan sangat menyenangkan karena kita sudah di jalan yg kita sukai. tapi kalau kita lolos di pilihan kedua, paling tidak kita merasa senang karena sudah berusaha di pilihan pertama. daripada sama sekali tidak pernah mencoba menjalani apa yg kita inginkan?

manusia berusaha sebaik baiknya, tetap saja yg menentukan hasilnya adalah ALLAH SWT :)
"hasil yg kita dapatkan selalu sebanding dengan usaha yg kita lakukan"

oh iya. pulang les saya jalan kaki dari tempat les ke rumah :D ahahahaha

Sabtu, 25 September 2010

JADILAH APA YANG KAMU MAU

Hidup yg kau jalani ini bukan hanya tentang menjadi orang kaya,orang populer,atau orang berkuasa. Hidup yg kau jalani ini bukanlah milik temanmu,milik orangtuamu,milik sahabat,pacar,guru,atau adikmu. Hidup yg sedang kau jalani ini adalah hidupmu. Hanya kamu yg dapat memilih dan menentukan bagaimana hidupmu akan berjalan. Dalam hidup yang kau miliki ini tidak ada bos terbaik selain diri sendiri,tidak ada pengatur terbaik selain diri sendiri. Kamu bebas menentukan cita-cita,bebas memikirkan apa yg kamu suka,bebas mengharapkan hal-hal yg kamu inginkan. Hidupmu adalah kepunyaanmu. Bukanlah ayah/ibu yg harus menentukan kelak kau akan menjadi apa, dan juga bukan temanmu yg memilihkan hal yg sekiranya membuatmu bahagia. Hidupmu adalah kepunyaanmu,temanku. Dan hanya dlm kehidupanmu lah km dapat 100% bebas. Sebanyak apapun pengaruh, baik itu tokoh ataupun sugesti yg datang dr luar,tetap saja yg dpt mengatur hidupmu hanyalah kamu seorang.

Dan,jadilah apa yg kamu mau dalam kehidupanmu. Karena hidupmu hanya terjadi 1kali,nikmatilah dengan melakukan apa yg km mau. Biarkan Allah yg akan membantumu.

Enjoy Your Lifetime


@inspired by. 3 IDIOTS the movie

Minggu, 19 September 2010

SIXTY BOOKS FOR ONE YEAR


suatu hari saya sedang asyik menikmati novel baru saya yang berjudul The Book of Lost Things, lalu tiba tiba saja ayah saya yang lebih akrab saya sapa "bapak" datang menghampiri saya di kamar dan berkata, "fi, temennya bapak pernah ngomong ke bapak, kalau kita itu minimal selama setahun membaca 60 buku". mendengar kalimat yang baru saja bapak saya lontarkan, ekspresi yang dapat saya tampilkan hanyalah mengernyitkan dahi. (?). kemudian terjadilah percakapan di antara kami : ulfi(U) bapak(B)

u : waw. banyak banget deneng pak?
b : iya! berarti kan satu bulan itu minimal ya 5 buku to?
u : hemmmm..... iya ya. itu aja baru minimal. leeehh apa sempet ya baca bukunya
b : ga tau. bapak malah belum pernah mraktekin
*
mohon maaf atas keseringan penggunaan bahasa lokal.hehewow! teman teman, kalau saya bertanya pada anda, "sudah berapa buku yang kamu baca bulan ini?". mungkin untuk tipe tipe orang yang suka santai seperti saya akan menjawab :
"um...satu. itu aja bukunya tipis"
"wah, belum satupun.hehe"
atau parahnya :
"halah buku pelajaran aja udah repot mbacanya! maning maning nyempetin baca buku lain"


ketika saya ber-sms dengan teman lama saya yang sudah lama tidak berjumpa, dia bertanya "apa kabar fi? lagi baca buku apa sekarang?", karena saya polos dan lugu (kebohongan publik???wkwkwk) maka saya menjawab,"baik. buku?sekarang aku lagi ga baca buku.hehe". heleh heleh... saya kira pertanyaan dia ini maksudnya "sekarang" = yang sedang dilakukan saat itu, ternyata maksudnya itu "apa ada buku yang sedang dibaca?/dalam proses penyelesaian membaca?".

*emang apa manfaatnya??*
ternyata, membaca buku itu memang penting. terlepas dari jenis buku yang dibaca, boleh saja berupa novel, buku ilmu pengetahuan, buku agama, buku pengembangan diri, atau buku cerita anak-anak (maksudnya??haha). karena menurut saya, buku apa pun itu selama isinya tidak menyimpang dari batas "kewajaran/non porno or mengandung SARA", mau itu buku bacaan ringan atau berat misal ensiklopedi yang jarang dilirik anak masa kini, semuanya bermanfaat. karena selalu mengandung informasi. di dalam novel, buku pengembangan diri, buku agama, dan buku bacaan anak anak kita selalu dijejelin petuah petuah atau nasihat nasihat tentang kehidupan. sedangkan melalui buku pengetahuan, kita juga dijejelin berbagai ilmu pengetahuan yang canggih canggih untuk masa depan kita.haha. selain itu, membaca buku juga merupakan salah satu kegiatan penyitaan waktu yang paling bermanfaat.

*kalau dibilang kuper atau si kutu buku gimana??*
nah makanya kita juga harus bisa mengontrol keinginan membaca buku itu.. jangan sampai berlebihan dan membuat kita tidak peduli dengan lingkungan sekitar. toh juga percuma kalau banyak membaca buku, tapi pelajaran yang kita dapatkan hanya sedikit?? pintar pintar lah memilih buku yang hendak dibaca, kalau menurut saya yang penting itu kamu menikmatinya. buat apa mengorbankan waktu lama untuk membaca ensik kalau kamu gak suka??

*aku ga ada waktu buat baca buku, gimana??*
untuk nominal yang disebutkan dalam judul tulisan ini mungkin masih sulit dicapai bagi orang awam seperti saya. sebenarnya tidak usah ngoyo untuk memecahkan rekor "60 buku 1 tahun"hahaha, it's not the must. mulai saja dari kebiasaan ringan seperti membaca koran, atau mading yang ada di sekolah, atau iseng iseng ke perpustakaan untuk membaca buku. alasan "gak ada waktu" sebenarnya gampang dipatahin. minimal kamu bisa meluangkan 1jam sebelum tidur untuk membaca buku, yaaa mungkin 5 halaman. yang penting ada minat, trus pilih buku yang kamu suka, dann....baca deh. gak ada ketentuan berapa lama buku itu harus selesai dibaca,

Sabtu, 15 Mei 2010

Unique

sulit memang jika harus menjadi orang yang populer di tengah kerumunan orang kaya. atau menjadi orang hebat di antara orang kuat. atau juga menjadi orang pintar di antara orang cerdas. mungkin menjadi orang ramah di antara orang rendah hati. sulit juga menjadi orang jahat di antara orang licik. tapi siapa yang menyuruh kita menjadi seperti itu?seperti mereka?

kita, masing masing dari diri kita sudah memiliki ciri khas. tidak ada orang yang memiliki sifat sama di dunia ini, percaya saja pada omongan banyak guru bahwa, "bahkan orang yang terlahir kembar pun tak mungkin memiliki sifat yang sama"

pribadi kita berbeda dengan orang lain. banggalah pada diri sendiri yang memiliki pribadi unik. tak usah repot merasa iri atau rendah diri bahwa perbedaan antara "aku dan dia" lah yang membuatku lebih di"bawahnya". di mata Tuhan setiap orang sama derajatnya, itu pasti.

memang terkadang sulit menerima kenyataan, mengetahui ada yang lebih pintar dari kita, ada yang lebih cantik/tampan dibanding diri sendiri, ada yang lebih kaya, lebih populer,dan lebih kuat. mengetahui hal tersebut hanya sebagai pengingat agar jangan sampai kita menjadi orang yang sombong.

memikirkan kelebihan orang lain bisa jadi membuat kita semakin "rendah" di matanya. lupakan memuja-muji kelebihan orang lain secara berlebihan. cobalah lebih menghargai diri sendiri. banggalah memiliki pribadi yang unik. ingat bahwa setiap manusia memiliki sifat yang berbeda. yang terpenting adalah bersyukur. hidup kita ini hanya satu kali, dan waktunya juga sebentar. jangan habiskan hanya dengan merasa iri atas kelebihan orang lain.

Rabu, 12 Mei 2010

MENGINGAT CARANYA MENDUKUNG


teringat akan masa laluku, ketika aku masih menjadi bocah ingusan berusia 9 tahun. apa yang ku ketahui saat itu mungkin kebanyakan hal bodoh yang tidak kudapatkan ketika dewasa. apa yang aku coba mengerti saat itu mungkin hanya hal remeh yang tidak pernah kupikirkan saat nanti aku besar. namun apa yang temanku lakukan padaku menjadi pelajaran bijak sampai aku tua.

suatu saat ketika kami bermain badminton. aku tau rasanya aneh bagi anak kecil seperti kami berlagak seorang pemain bulu tangkis profesional, membawa raket dengan satu tangan, dan mencoba memukul kok sekeras mungkin. bagi sebagian temanku yang memang fisiknya kuat, mengayunkan raket sambil memukul kok adalah hal mudah. namun tidak bagiku saat itu. meski semangatku tinggi, namun setiap kok yang kupukul selalu gagal dan meleset. selalu begitu dan begitu. tak ada satu kok-pun yang berhasil kupukul.ejekan dari teman-teman pun mengalir deras, "hahaha ulfi raketnya bolooooongggg". hanya aku yang tidak bisa bermain bulu tangkis. padahal usia kami sama.

Metamorfosis

aku suka berubah. aku senang perubahan. aku sukasetiap sesuatu yang berubah pada diriku. entah itu hal besar atau kecil. entah itu berdampak langsung atau tak langsung. dan entah itu berlangsung cepat atau lambat. karena aku tau setiap perubahan yang aku alami selalu menuju kebaikan.

ketika kita berubah, ada berbagai reaksi yang muncul dari orang-orang terdekat. beberapa di antara mereka berteriak bahwa aku telah berubah, bukan aku yang dulu. dan beberapa di antaranya senang dengan perubahan itu.

Rabu, 17 Maret 2010

Keajaiban Tanaman Obat

Bukan hanya dunia sejarah yang memiliki keajaiban. Tidak hanya Al Qur’an yang diakui keajaibannya sebagai kitab paling sempurna, dan tidak pula hanya tata surya yang keajaibannya memukau. Bukanlah sulap dan sihir, inilah kenyataan yang terbukti. Sesuatu yang sekaligus memiliki enam keajaiban di dalamnya, ialah tanaman obat.

Mendengar namanya seolah terasa ‘kampungan’ atau ketinggalan zaman, seperti tak ada lagi manfaatnya di era serba modern ini. Nyatanya memang sudah banyak obat kimia yang mampu membuat terpukau karena dapat menghilangkan rasa sakit dalam sekejap. Namun itu belum bisa mengalahkan keajaiban yang dimiliki tanaman obat.

Murah, adalah keajaiban pertamanya. Tanaman obat dapat ditanam sendiri, harganya berbeda jika sudah diolah. Namun, tentu tak semahal harga yang ditawarkan obat kimia. Bedakan saja antara daun meniran dengan obat imulan yang fungsinya sama saja untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Sebanyak Rp 66.000,00 untuk 60ml harus dikeluarkan guna membeli imulan.

Keajaiban yang lain adalah keberadannya yang mudah didapat. Kebanyakan tanaman yang ada di Indonesia dapat dijadikan obat. Misal saja kumis kucing, jambu biji, sirih, temulawak, daun jeruk nipis, mahkota dewa, dan kayu manis. Jadi tak perlu repot harus mengimport produk luar.

Tanaman obat dapat dikonsumsi oleh semua kalangan usia. Tidak diperlukan batasan umur dalam penggunaannya. Keajaiban tersebut dilengkapi dengan yang lain, yaitu tidak diperlukannya bantuan tenaga medis. Apabila diagnosa sudah jelas, pengobatan umumnya dapat dilakukan oleh anggota keluarga sendiri tanpa harus tergantung paramedis.

Keajaiban kelima adalah tanaman obat dapat menyembuhkan penyakit ringan maupun berat. Diare dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi daun jambu biji, kumis kucing melancarkan saluran kemih, dan buni mampu mengobati darah tinggi. Ada lagi misalnya kobis atau yang lebih dikenal kol dan bayam merah, bermanfaat sebagai makanan pelawan kanker, mengkudu berkhasiat mengurangi osteoforosis, lengkuas menyembuhkan panu pada kulit, dan daun salam berguna mengatasi penyakit maag serta dapat menurunkan kadar gula dalam darah yang berlebih.

Yang terpenting dari semua keajaiban tanaman obat, adalah keamanannya. Sangat jelas dan pasti bahwa penggunaannya tidak menimbulkan efek samping seperti yang ditimbulkan pada penggunaan obat kimia. Sebab tanaman obat bersifat kompleks dan organis seperti tubuh, sehingga dapat disetarakan seperti makanan, suatu bahan yag dikonsumsi dengan maksud merekonstruksi organ atau sistem yang rusak.

Berdasarkan pertimbangan di atas, tak ada salah dan ruginya jika kita mulai membiasakan menggunakan tanaman obat sebagai obat alternatif penyembuh penyakit. Saat ini pun sudah banyak perusahaan farmasi yang mulai memproduksi obat dengan resep tradisional dan bahan baku tanaman obat. Kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi tanaman obat adalah langkah baik pemeliharaan kesehatan yang alamiah dan aman.

(tulisan dalam rangka tugas bahasa indonesia)